Tidak Merasa Diajari ?

September 25, 2008

Seringkali saya mendengar kata kata kita tidak merasa diajari.Saya berpikir memang kenapa kalau kita diajari ?Apakah akan menjatuhkan harga diri kita ?Atau karena kesombongan,kita berkata seperti itu?

Saya teringat dengan kisah Umar bin Kathab Radhiyallahu anhu yang bertanya kepada Ubay bin Ka`ab Radhiyallahu anhu tentang arti takwa.Padahal Umar lebih utama daripada Ubay,tapi itu tidak mengurangi ketawadhuan beliau untuk bertanya kepada Ubay.Bila dibandingkan dengan Umar,siapa kita ?

Manusia,diciptakan dengan kelebihannya masing masing.Terkadang seseorang mengetahui dan memahami sesuatu lebih baik daripada orang lain.Dengan kelebihannya itu dia mengajarkannya kepada orang yang belum mengetahui dan memahaminya.Ini wajar bagi manusia.

Tetapi orang yang angkuh,memakai alasan usia,kekayaan,kedudukan,dan lain lain untuk menafikan hal ini.Mereka tidak mau diajari orang lain yang mungkin dibawah dia dalam hal usia,kekayaan dan kedudukan.Kalau dia terus menerus seperti itu,dia akan menyia-nyiakan usianya untuk terus tenggelam di dalam kebodohan.

Ilmu didapatkan dengan sikap tawadhu.Ilmu didapatkan dengan keyakinan kita belum mengetahui.Ilmu didapatkan dengan sikap untuk mau diajari.Tidak ada aib untuk orang-orang yang mau diajari.Camkan hal ini !

Melihat dari Kacamata Orang Lain

September 22, 2008

Bagi anda yang pernah membaca buku Cara Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain nya Dale Carnegie,pasti menemukan sebuah bab,Melihat dari Kacamata Orang Lain.Disitu dipaparkan bagaimana kita melihat dari sudut pandang orang lain,agar kita bisa menjadikannya sahabat atau agar kita bisa mempengaruhinya-sesuai dengan judul bukunya-.

Tapi yang kita bahas kali ini bukan itu.Kita akan membahas bagaimana kita melihat dari kacamata orang lain  untuk merasakan empatinya.Kita melihat dari kacamata orang lain,agar kita lebih berhati hati menjaga diri kita agar tidak menyakiti hatinya.

Baiklah,kita mulai pembahasannya.

Saya berpendapat bahwa sisi manusiawi kebanyakan orang itu sama.Ya,sama.Siapapun orangnya pasti akan senang dan hormat kepada orang yang menghormati dan menghargainya.Siapapun orangnya pasti akan benci dan sebal terhadap orang yang tidak menghargainya atau terhadap orang yang menyakiti hatinya.Ini pendapat saya.Anda boleh tidak setuju dengan pendapat saya.

Setelah kita tahu bahwa orang lain itu seperti kita,pandangan emosi kita sama seperti pandangan emosi mereka,’kacamata’ kita sama seperti ‘kacamata’ mereka.Lantas,mengapa kita mengabaikan kacamata mereka saat kita berinteraksi dengan mereka ?

Baiklah,saya tidak ingin membuat anda pusing dengan kata kata saya.Saya akan memberi anda sebuah contoh.Anda pasti tidak ingin diri anda disakiti orang lain,tidak dihargai,dan mendapatkan hal hal buruk yang lain.Ketahuilah,orang lain juga seperti anda !

Maka tidak sepantasnya kita menyakiti orang lain,tidak menghargainya,dan lain lain.Karena kita tahu mereka itu sama seperti kita.Hormati dan hargailah mereka sebagaimana kita ingin diperlakukan seperti itu.Sayangi mereka karena kita juga ingin disayangi.

Tanamkan sikap empati pada diri anda !

 

Hikmah Kesalahan

September 17, 2008

Saya yakin hampir semua orang pernah melakukan yang namanya kesalahan.Sebab,kita manusia,diciptakan dengan berbagai macam kekurangan.Yang menjadi masalah,bagaimana kita menyikapi kesalahan kesalahan kita dan menjadikannya sebagai hal yang positif.Mungkinkah ? Jelas saja mungkin !

Manusia adalah makhluk pembelajar,inilah salah satu yang membedakan kita dengan hewan ( baca : sebagian besar ).Melalui belajar,kita bisa mengetahui dan melakukan hal hal yang sebelumnya kita tidak tahu.Melalui belajar,hal hal yang mustahil dilakukan,menjadi bukan hanya bisa dilakukan,tapi mudah dilakukan.Inilah kelebihan manusia.

Lantas,mengapa kita tidak bisa belajar dari kesalahan kesalahan yang kita lakukan ? Siapa tahu,dengan melakukan kesalahan,anda menemukan hal baru.Orang yang gagal hanya terpaku melihat dan menyesali kesalahan yang dia perbuat.Sedang orang yang bergerak maju,belajar dari kesalahan mereka dan berbuat lebih baik agar tidak jatuh kepada kesalahan yang sama.

Apakah saya menyarankan agar anda berbuat salah ? Hehehe,tidak ! Konyol namanya kalau saya seperti itu ! Saya hanya menyarankan supaya anda tidak terpaku saja melihat kesalahan kesalahan anda,saya ingin anda bergerak dan belajar dari kesalahan yang telah anda perbuat.Semoga sukses !

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design