Tidak Merasa Diajari ?
Seringkali saya mendengar kata kata kita tidak merasa diajari.Saya berpikir memang kenapa kalau kita diajari ?Apakah akan menjatuhkan harga diri kita ?Atau karena kesombongan,kita berkata seperti itu?
Saya teringat dengan kisah Umar bin Kathab Radhiyallahu anhu yang bertanya kepada Ubay bin Ka`ab Radhiyallahu anhu tentang arti takwa.Padahal Umar lebih utama daripada Ubay,tapi itu tidak mengurangi ketawadhuan beliau untuk bertanya kepada Ubay.Bila dibandingkan dengan Umar,siapa kita ?
Manusia,diciptakan dengan kelebihannya masing masing.Terkadang seseorang mengetahui dan memahami sesuatu lebih baik daripada orang lain.Dengan kelebihannya itu dia mengajarkannya kepada orang yang belum mengetahui dan memahaminya.Ini wajar bagi manusia.
Tetapi orang yang angkuh,memakai alasan usia,kekayaan,kedudukan,dan lain lain untuk menafikan hal ini.Mereka tidak mau diajari orang lain yang mungkin dibawah dia dalam hal usia,kekayaan dan kedudukan.Kalau dia terus menerus seperti itu,dia akan menyia-nyiakan usianya untuk terus tenggelam di dalam kebodohan.
Ilmu didapatkan dengan sikap tawadhu.Ilmu didapatkan dengan keyakinan kita belum mengetahui.Ilmu didapatkan dengan sikap untuk mau diajari.Tidak ada aib untuk orang-orang yang mau diajari.Camkan hal ini !
