Jangan Lupakan Keberhasilan Anda

November 28, 2008

Salah satu ulama yang saya kagumi karena keluasan ilmu dan kecerdasannya adalah Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah rahimahullah.Saya senang sekali membaca dan menelaah kitab-kitab karangannya.Sangat dalam dan faidahnya banyak isi kitab karangan beliau.Diantara sekian banyak kitab karangannya,kitab Al Fawaid lah yang menjadi favorit saya.Saking senangnya,hingga saya bercita-cita untuk menulis buku yang isinya seperti itu.

Tapi,saya sadar dengan terbatasnya ilmu yang saya miliki.Saya juga sadar masih buruknya kemampuan menulis yang saya miliki.Kalau ditimbang secara logika,rasanya tidak mungkin saya menulis buku seperti itu.

Maaf,saya ingin sedikit bercerita.Beberapa tahun silam,ketika saya masih duduk di bangku SMP,saya sering cemas kalau saya tidak naik kelas.Ya,saya memang termasuk salah satu siswa yang bodoh di kelas.Bahkan,pada waktu pembagian raport dan kelulusan,peringkat saya kedua paling belakang (lumayan,masih ada satu orang bodoh di belakang saya,hehehe).Saya tidak pernah menyangka,kalau setelah lulus SMA saya diterima di dua buah perguruan tinggi negeri.

Juga menulis dan memaintain blog,saya tidak pernah menyangka bisa melakukannya.Saya termasuk orang yang tidak menyukai bidang tulis menulis dan menyangka bahwa saya tidak akan bisa menulis.Memiliki blog,mendengar namanya saja baru baru ini.Apalagi membuatnya.Saya merasa banyak keberhasilan-besar ataupun kecil-yang datang pada saya,keberhasilan pada hal yang dahulu saya rasa mustahil untuk mencapainya.Maaf,bukan saya bermaksud pamer.Saya hanya ingin memberi contoh kepada anda,betapa hal-hal yang dahulu kita anggap mustahil kita capai,ternyata keberhasilannya banyak yang lebih dari yang kita harapkan.Tapi kita sering melupakannya.

Bobi DePorter berkata di dalam bukunya Quantum Learning,”Beberapa kali,ketika anda melihat tujuan pencapaiannya masih di depan,ini akan tampak lebih besar dari hidup itu sendiri-hampir membuat anda kewalahan.Anda akan berpikir,’Wow,kalau aku dapat mencapai tujuan itu,pasti akan menjadi sesuatu yang besar.’Nantinya ketika anda telah berhasil mencapainya,maka hal itu tak lagi tampak sebagai sesuatu yang besar.”

DePorter melanjutkan,”Itu akan menjadi satu diantara hal-hal lain yang anda lakukan di masa lalu dan anda lupa bahwa anda telah menyelesaikan suatu pekerjaan besar dengan baik.”Saya merasa pendapat DePorter ada benarnya,oleh sebab itu jangan pernah lupakan keberhasilan-keberhasilan yang telah kita peroleh.Dengan ini,diharapkan mampu memompa semangat apabila dihadapkan pada hal-hal yang mustahil kita lakukan.

Kembali kepada cita-cita saya menulis buku yang mirip Al Fawaid,jujur saja,sebenarnya saya tidak ingin membuat buku yang sama persis seperti itu.Saya ingin membuat buku yang gaya,konsep dan bahasanya seperti itu.Rasa mustahil saya tepis dengan melihat keberhasilan-keberhasilan saya di masa lampau.Anda bisa melihat proses pembuatan buku ini.Sebab,blog inilah buku itu.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://duadua.blogsome.com/2008/11/28/jangan-lupakan-keberhasilan-anda/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design