Prioritas
Orang yang adil adalah orang yang mampu menempatkan sesuatu pada tempatnya.Termasuk dalam mengerjakan sesuatu.Dia prioritaskan hal yang paling penting dan paling mendesak untuk dilakukan.Baru setelah itu,yang lain.
Prioritas
Perumpamaan prioritas adalah orang yang membangun rumah.Dia pancangkan pondasinya dengan kuat,dia dirikan tiang dan tembok ,baru setelah itu dia buat atap diatasnya.Tidak bisa sebaliknya.Bodoh kalau seseorang membangun rumah dengan memasang atap terlebih dahulu,tanpa memperhatikan pondasinya.Atau memasang atap tapi asal-asalan dalam memasang pondasinya.Dikhawatirkan rumah tersebut akan runtuh kalau caranya seperti itu.Orang bodoh semacam ini,bisa jadi melakukan pekerjaan yang sia-sia,tanpa hasil.Buruknya,terkadang dia berprasangka bahwa dia melakukan sebaik-baik pekerjaan.
Lantas,bagaimana kita tahu mana yang paling penting untuk diprioritaskan?
Saudaraku,segala sesuatu pasti ada petunjuknya,ini sudah Sunatullah.Tidak mungkin Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan sesuatu tanpa memberi petunjuknya.Barangsiapa mengikuti petunjuk tersebut,niscaya tidak akan menyimpang dan barangsiapa tidak mengikutinya niscaya akan tersesat.Begitu juga dalam hal prioritas,pasti ada petunjuk mengenainya.Orang yang berakal pastinya mengikuti petunjuk ini.Sedang orang yang bodoh,mengabaikan petunjuk dan hanya menggunakan akal pikirannya yang belum tentu benar.
