Kejujuran Adalah Aset

February 25, 2009

Menurut Robert T.Kiyosaki,aset adalah apa yang dapat memasukkan uang ke kantong anda dan bisa dijual.Sedang menurut saya,aset adalah sesuatu yang berharga,atau bahkan sangat berharga yang bisa menghasilkan sesuatu.

Agak mirip ya?

Tidak juga! Kalau pendapat Kiyosaki,segalanya menyangkut uang,sedangkan pendapat saya lebih dari itu,lebih luas daripada sekedar mendapatkan uang.Yang didapatkan bisa hubungan baik dengan orang lain,persahabatan,kebahagiaan,dan lain-lain yang menurut saya lebih berharga dari uang.

Saya tidak mengesampingkan fungsi uang dalam kehidupan.Uang memang sangat penting.Tapi,mengaitkan segala sesuatu dengan uang adalah sifat orang yang materialistis.Orang semacam ini,akan sulit sekali mempunyai sifat tulus dan mungkin akan kehilangan hal-hal berharga yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Salah satu aset berharga yang kita sungguh beruntung apabila memilikinya adalah kepercayaan orang lain kepada kita.Kepercayaan bisa menghasilkan sesuatu yang berharga kepada kita,termasuk uang.Untuk mendapatkan kepercayaan,banyak hal yang harus kita miliki,misal tanggung jawab,dedikasi,dan kejujuran.Yang menjadi pembahasan kita kali ini adalah tentang kejujuran,bagaimana perannya sebagai aset yang harus kita jaga,agar aset lainnya,yaitu kepercayaan bisa terjaga.

Kejujuran merupakan sifat yang sangat baik.Bahkan saya berani mengatakan orang yang baik pasti jujur.Orang yang jujur akan mendapat tempat yang baik pada hati manusia.Sifat jujur harus dimiliki oleh setiap pedagang,pengusaha,pegawai,apalagi seorang pemimpin.Tapi kenyataan sekarang,sering kita lihat orang-orang semacam mereka yang mengorbankan kejujuran hanya untuk meraup keuntungan yang sedikit.Mereka tidak segan-segan merugikan orang lain untuk itu.Saya berpikir,bagaimana kalau kepercayaan orang lain hilang sementara dia sangat membutuhkan,pastinya dia akan sangat kesulitan.

Apabila anda ditipu oleh seseorang,apakah anda mau lagi mempercayakan sesuatu kepada dia? Jawabannya pasti anda tidak mau,kecuali anda mempunyai alasan tertentu.Sebaliknya,ketika anda mempercayakan sesuatu kepada orang yang ternyata jujur,membeli kepada pedagang yang anda lihat jujur,rasa cinta anda kepada kejujurannya bisa menjadikan keinginan untuk ‘kembali kepada dia’.Ini salah satu dampak kejujuran.Dan selain itu banyak sekali dampak positifnya.

Cara Menumbuhkan Kejujuran

Segala sesuatu bila dibiasakan,niscaya akan menjadi sebuah kebiasaan.Entah itu yang baik ataupun yang buruk.Membiasakan diri untuk selalu jujur,walaupun dalam hal yang dalam pandangan kita kecil,akan membuat kejujuran menjadi kebiasaan kita.Jangan meremehkan yang kecil,sebab,sesuatu yang besar bermula dari yang kecil.Terkadang,tanpa sadar kita mengajarkan bohong kepada anak kita.Misalnya,karena malas untuk menemui tamu,kita meminta tolong kepada anak kita untuk mengatakan kepada tamu bahwa kita tidak ada.Sebagai orang tua kita harus menjadi contoh yang baik.Berlakulah jujur agar anak anda jujur.

Bergaulah dengan orang jujur agar anda ‘tertular’ sifat mereka.Pergaulan sangat berpengaruh terhadap kepribadian kita.Orang yang terbiasa bergaul dengan orang yang tidak jujur,dikhawatirkan lambat laun meniru sifatnya.Awal korupsi yang besar berasal dari hal-hal seperti ini.

Menjaga Kepercayaan

Apabila kita sudah diberi kepercayaan karena orang lain menganggap kita jujur,maka jangan sia-siakan kepercayaan mereka.Rawatlah kepercayaan mereka dengan selalu bersikap jujur.Kita taburkan benih-benih kejujuran kepada orang lain,dengan harapan dia mengikuti kita. Kekuatan doa juga sangat berpengaruh terhadap hal ini.Semoga saja,anda semakin dicintai orang lain dan mendapatkan hal-hal yang lebih daripada yang anda inginkan.

Mengatasi Masalah

February 23, 2009

Seseorang mengajarkan saya bagaimana apabila kita dikeroyok oleh banyak orang.Begini caranya,ambil satu orang konsentrasilah serang dia,jangan pedulikan yang lain.Entah maksudnya apa,tapi mungkin agar para pengeroyok yang lain merasa gentar setelah melihat temannya tidak berdaya.Maaf,sekali lagi maaf,saya bukan orang yang suka mencari masalah dengan orang lain atau suka bertengkar dengan orang lain.Bukan,bukan itu.Saya juga tidak tahu mengapa orang itu mengajari saya hal seperti itu.Tapi bukankah itu ilmu juga,yang akan kita perlukan sewaktu-waktu?

Kita bisa mengambil pelajaran dari hal tersebut.Apabila berbagai masalah ‘mengeroyok’ kita secara bertubi-tubi maka jalan yang terbaik adalah mengambil satu masalah,dan kita berkonsentrasi menghadapinya.Jangan pedulikan yang lain terlebih dahulu.Setelah masalah yang pertama kita bereskan,baru kita melirik masalah yang lain.Terus seperti itu.Semoga aja dengan terselesaikannya satu masalah,masalah yang lain ‘merasa gentar’ untuk kita hadapi.

Satu persatu,sedikit demi sedikit.Saya senang sekali dengan kata-kata ini.Seseorang akan sangat kesulitan apabila menyelesaikan beberapa hal secara sekaligus.Menurut saya lebih baik satu masalah dapat terselesaikan dengan baik dengan mengorbankan yang lain daripada menyelesaikan semua dengan asal-asalan,asal selesai istilahnya.

Lantas masalah yang bagaimana yang harus kita selesaikan terlebih dahulu?

Jawabannya adalah yang paling mudah untuk kita selesaikan.Menyelesaikan yang paling mudah terlebih dahulu akan menghemat waktu kita.Analoginya adalah saat kita test.Untuk dapat menyelesaikan tugas dengan benar dan cepat,maka kita harus menyelesaikan yang termudah terlebih dahulu.Baru setelah itu yang lain.

Meminta tolong kepada orang lain juga bisa kita lakukan agar masalah kita terselesaikan dan agar hasilnya lebih cepat bila dibandingkan apabila kita hanya menyelesaikan masalah seorang diri. Jangan pendam masalah seorang diri,dikhawatirkan anda akan terserang stress atau bahkan depresi.Meneritakan masalah kepada orang lain minimal mampu mengurangi beban yang ada pada anda.Tapi jangan asal menceritakan kepada setiap orang.Cari orang yang tepat,mungkin istri,suami,saudara,orang tua atau teman dekat.

Bagaimana apabila ada masalah yang tak terselesaikan?

Jawabannya,lupakanlah dan tetap jalani hidup.Merasa relalah dengan apa yang anda terima.Tidak mungkin anda menyelesaikan setiap masalah yang datang.Yang paling penting kita telah berbuat yang sebaik-baiknya.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Viewfinder Design